Monday, May 22, 2023

TAMPIL BEDA DENGAN HORROR KEBANYAKAN, FILM HORROR JIN KHODAM MENAWARKAN UNSUR RELIGI YANG KUAT



Arus film horror lokal sepertinya tidak akan melambat dalam waktu dekat. Terlihat setiap minggu selalu ada film horror baru yang tayang. Di tengah-tengah keseragaman film horror tersebut hadirlah 'Jin Khodam', sebuah fim horror yang mencoba menawarkan hal yang berbeda dengan horror kebanyakan, yaitu usur religi yang kuat. Di produksi oleh Mercusuar Films dan 786 Production film Jin Khodam dijadwalkan mulai tayang 25 Mei 2023 di bioskop-bioskop.

Dibintangi oleh nama-nama yang cukup dikenal oleh publik seperti Boy Hamzah, Haviza Devi Anjani, Ray Sahetapy, Egi Fedly, Kukuh Prasetyo, Ayu Dyah Pasha dan Widi Dwinanda, Sementara kursi sutradara diduduki oleh Tema Patrosza dan Dedy Mercy. Llau naskahnya ditulis oleh Ahmad Madani dan Imam Salimy. Pada debut penayangannya sendiri yang berlangsung tanggal 22 Mei 2022 di depn khalayak media, filmnya mendapat respon positif. Itu terlihat dan terdengar bebeapa kali penonton ikut bertepuk tangan pada momen-momen tertentu pada saat film berlangsung.

Bercerita tentang Bagas (Boy Hamzah) pulang ke kampungnya setelah sekian lama di pondok pesantren untuk menghidupkan kembali kegiatan keagamaan serta meluruskan Kembali norma sosial yang sudah hilang di kampungnya. Dia ditemani dengan sahabatnya, Ayu dan Hadi. Tapi usaha Bagas itu mendapat pertentangan yang ekstrem dari Wirya, orang kaya di kampungnya, sebab dirasa mengganggu kepentingan mereka. Akhirnya Wirya dan anak buahnya bersepakat untuk menyingkirkan Bagas, dengan dibantu enam orang lainnya mereka mempersekusi Bagas hingga tewas. Jenazah Bagas lalu dibuang ke sungai di bawah jembatan. Tapi alangkah terkejutnya mereka, dari masjid terdengar shalawat Asyghil yang biasa dilantunkan Bagas Ketika menjelang azan subuh. Mereka penasaran dan langsung mendatangi masjid. Mereka ketakutan melihat Bagas yang ternyata masih hidup! Mereka semakin ketakutan ketika dua orang diantara mereka ditemukan tewas dengan sangat mengerikan. Sejak itulah teror Bagas yang selalu mengendarai sepeda dan membunyikan belnya menghantui mereka.


Dedy Mercy selaku sutradara dan produser film mengatakan bahwa konsep film Jin Khodam ini adalah antitesis dari film horror pada umumnya. Menyuguhkan sebuah konsep ceirta yang jujur dan dekat dengtan masyarakat. Dedi Mercy menambahkan untuk membuat plot cerita menarik, dalam penceritaanya dinarasikan secara horizontal dan vertikal untuk menjaga konflik cerita menjadi berimbang. Penasaran? Saksikan sendiri Jin Khodam di bioskop-bioskop mulai tanggal 25 Mei 2023.



Thursday, May 18, 2023

ULASAN: FAST X




Sebagai long running movie franchise sekuel Fast & Furious selalu dinanti walau setiap sekuelnya makin bombastis dan di luar nalar. Film kesepuluhnya ini diberi judul Fast X (Fast & Furious 10) - sepertinya Vin Diesel terinspirasi dari franchise film lain yang sayangnya kurang sukses yaitu XXX- Disutradarai oleh Louis Leterrier dengan berbekal skenario oleh Dan Mazeau dan Justin Lin. Fast X kembali dibintangi Vin Diesel bersama banyak cast-cast sebelumnya dan beberapa wajah baru seperti Michelle Rodriguez, Jason Statham, Tyrese Gibson, Chris "Ludacris" Bridges, Jason Momoa, John Cena, Jordana Brewster, Nathalie Emmanuel, Sung Kang, Brie Larson, Daniela Melchior, Alan Ritchson, Scott Eastwood, Helen Mirren, Charlize Theron, dan Rita Moreno. Film kesepuluh ini sudah direncanakan sejak 2014, dan rumornya akan dibuat menjadi trilogi sekaligus penutup saga Fast and Furious. Dengan perkiraan anggaran produksi sebesar $340 juta, ini termasuk film termahal yang pernah dibuat. Syuting berlangsung di London, Roma, Turin, Lisbon, dan Los Angeles.



Dalam film Fast X, Dom (Vin Diesel), Letty Ortiz (Michelle Rodriguez), serta sang anak, Brian Marcos (Leo Abelo Perry) hidup bahagia dan tenang namun kali ini ketenangan tersebut terusik setelah Cipher (Charlize Theron) yang terluka parah berkunjung dan menyampaikan bahaya besar. Keluarga Dom kembali terancam bahaya oleh musuh baru dari masa lalu Dom yaitu Dante Reyes (Jason Momoa). Anaknya yang berusia 8 tahun menjadi target utama Dante karena Dom sudah membunuh ayahnya Hernan Reyes (Joaquim de Almeida). Dante berniat membalaskan dendam kematian ayahnya akibat peristiwa di film Fast Five (2011) caranya dengan membuat Dom sengsara dengan menghabisi orang-orang dan keluarga yang disayangi. Ambisi Dante itu juga menyebabkan banyak kematian dan kekacauan di mana-mana hingga mau tidak mau orang-orang dari masa lalu Dom mulai bermunculan membantu menghentikan langkah Dante. Dom masih dibantu Roman (Tyrese Gibson) , Tej (Ludacris), Mia (Jordana Brewster), Han (Sung Kang), Jakob (John Cena), Ramsey (Nathalie Emmanuel), Deckard Shaw (Jason Statham), dan Queenie (Helen Mirren),




Berdurasi 141 menit, plot Fast X kali ini cukup enak diikuti walaupun sudah ketebak alur ceritanya seperti apa. Cerita dibuka dengan adegan pembuka Dom sekeluarga dengan para “partner in crime” merayakan kedamaian dengan makan bersama yang sepertinya sudah dipakai sejak sekuel keberapa sudah tidak bisa saya ingat lagi. Adegan pembuka ini tidak lama mungkin sekitar 10 menit, sehabis itu penonton langsung dibawa full speed dengan adegan aksi gila-gilaan tanpa henti hingga akhir film. Formula film ini cukup tertebak dan cenderung repetitif sebetulnya, setiap sekuel kita cuma tinggal berpikir apakah musuh kali ini ada hubungan dengan penjahat di masa lalu Dom, apakah ada hubungan dengan keluarga Dom atau para partner in crime nya. Ceritanya pasti berputar-putar di sekitar situ. Kali ini Musuh utamanya adalah Dante Reyes yang kita diberi penjelasan sedikit lewat flashback siapa sebetulnya dia. Upaya build up characternya cukup bagus dan meyakinkan ditambah acting Jason Momoa yang cukup scene stealing. Threat levelnya sebagai tokoh Villain cukup meyakinkan dari bahaya dan kekacauan yang dia sebabkan juga karakternya yang cukup dimensional. Setiap karakter dapat porsi yang pas karena kita sudah mengenal karakter mereka cukup lama, tidak ada adegan yang tidak penting atau sia-sia di film menurut saya. Roman dan Tej tetap mengocok perut lewat adegan komedi yang mereka bawakan, John Cena yang di film sebelumnya tampil sebagai antagonis kali ini tampil cukup signifikan. Hal yang membuat film Fast Furious selalu ditunggu adalah kegilaan dan absurditas adegan aksinya, yang bikin kita tidak habis pikir para penulis itu habis mengkonsumsi apa sehingga terpikir adegan-adegan itu.



Jadi untuk membuat film tetap appealing level aksinya tentu harus selalu ditingkatkan dan inilah yang dilakukan baik oleh tim penulis dan sutradara, sejauh ini mereka belum pernah gagal. Namun titik jenuh pasti akan muncul jadi seharusnya franchise ini sudah menetapkan kapan akan berhenti. Fast & Furious sudah berevolusi dari sekedar film aksi balap mobil menjadi aksi spionase tingkat tinggi yang melibatkan mobil dan aksi absurd yang sepertinya dimulai dari Fast Five. Banyak aksi menentang logika di sekuel kali ini mulai dari bom berbentuk bola yang bisa dihentikan dengan bantuan crane, Dom yang tidak pernah tergores sedikitpun di filmnya, mobil yang menentang hokum fisika seakan bisa menuruti kemauan pemilik. Intinya segila apapun aksinya pasti bisa diwujudkan. Like Dom said nothing is impossible selama ada kemauan. At this point Dom and his family mungkin sudah bisa dikategorikan setara superhero. Hal lain yang juga disinggung adalah agency yang mensponsori mereka seakan mereka vigilante yang bisa berbuat semau mereka dan segala kerusakan pasti ditanggung ditambah semua penegak hukum akan berubah haluan dan menjadi part of Family adalah ucapan Aimes (Alan Ritchson) yang penuh humor ironi dan cukup mengena buat yang sudah mengikuti franchise ini dari awal termasuk saya. Lupakan nalar dan nikmati saja alur cerita dan semua adegan aksi yang disuguhkan di film kali ini, dijamin pasti menghibur dan tidak membosankan buat para pecinta film yang mengikuti Saga Fast & Furious seperti saya.


Overall: 8.5/10

(By Camy Surjadi)









Thursday, May 11, 2023

ULASAN: LOVE AGAIN



Priyanka Chopra sepertinya sudah makin memantapkan kariernya di hollywood. Lebih-lebih setelah menikah dengan Nick Jonas tahun 2018 lalu. Untuk tahun ini saja punya series dan film terbaru yang tayang. Untuk film sendiri ada Love Again, sebuah drama-romance remake dari film Jerman berjudul SMS für Dich. Film yang juga menjadi kembalinya bermain di ranah romance ada di film Bajirao Mastani tahun 2015 lalu. Bersama Priyanka Chopra ada Sam Heughan yang menjadi lawan main. Llau juga ada penampilan khusus dari diva Celine Dion yang memerankan dirinya snediri dalam film film ini.


Mira (Priyanka Chopra Jonas) mencoba melupakan masa lalunya dengan tetap rutin mengirim pesan ke nomor ponsel sang kekasih yang telah meninggalkannya untuk selamanya. Tanpa diketahui Mira, nomor ponsel tersebut ternyata sudah dimiliki oleh Rob (Sam Heughan) yang juga baru diputuskan oleh tunangannya. Bak gayung bersambut Rob merasa tertarik dan terikat dengan pesan-pesan yang dikirimkan Mira. Perlahan Rob mencari tahu identitas wanita pengirim SMS tersebut yaitu Mira.


Premis cerita yang sederhana, ringan dan tidak pelu berpikir keras selama menonton. Untuk sebuah tontonan sejenis, Love Again tidak banyak menawarkan apa-apa dalam segi cerita. Semua sudah mengikuti pakem film romance yang ada. Saking tidak adanya improvisasi dalam bercerita dari pakem yang ada membuat kita penikmat FTV-FTV lokal sudah sangat familiar dengan cerita yang ditawarkan dan membuat kita berpikir jika kita hanya menonton FTV dengan media layar bioskop.


Penampilan dari pemainnya sendiri sudah mengisi porsinya  masing-masing. Tidak istimewa karena peran mereka sendiri juga tidak menuntut mereke mengeluarkan effort lebih untuk memerankan karakter tersebut. Yang menarik perhatian justru ada pada Celine Dion yang memerankan dirinya sendiri. Sebuah momen yang sangat langka bisa melihatnya berakting. 


Love Again mungkin memang dikondisikan dihadirkan dengan seringan mungkin yang target penontonnya memang pasangan-pasangan yang tidak peduli filmnya apa, yang penting genrenya romance.


5/10