Thursday, March 13, 2014

Ulasan Need For Speed





Berbicara film yang di adaptasi dari game, kita membayang lebih baik atau sama seperti game yang kita mainkan baik secara cerita maupun secara visual(Grafi), banyak film yang bermunculkan dari game diadaptasi ke layar lebar namun hasilnya selalu mengecewakan. DREAMWORKS PICTURES & RELIANCE ENTERTAINMENT serta An ELECTRONIC ARTS mempersembahkan Film Need For Speed ( NFS ) berdasarkan franchise game yang sangat popular tahun 1994 dari perusahaan game EA( Electronic Arts ) game street racing car interaktif yang membuat para pemain merasakan ketegangan secara intens dengan daya tarik setiap pemenang mendapat mobil balap eksotis dalam menyelesaikan setiap lap.


Tobey Marshall ( Aaron Paul ) menjalankan bisnis bengkel mobil bersama teman-temanya sering kali melalukan balapan “underground” demi hobby semata, sayangnya bengkel peninggalan sang ayah mengalami masalah keuangan dan nyaris di tutup, di saat ada tanta adu balap mobil serorang teman lama Dino Brewster ( Dominic Cooper ) datang menawarkan kerjasama bisnis yang menguntungkan dengan hadiah ¼ hasil penjualan mobil Ford Mustang modifikasi sebagai mobil paling tercepat, saat mobil tersebut terjual oleh salah satu pembeli Julia Maddon (Imogen Poots), Dino merasakan ada persaingan sejak awal, jika Tobey bisa menggalahkan Dino dalam adu balap maka salah satu koleksi mobil menjadi miliknya dan balapan pun di mulai , Pete (Harrison Gilbertson) teman dekat Tobey ikut dalam adu balap tersebut, dan balapan pun di mulai. Namun mempunyai Dino akal licik saat hampir finish membunuh pete sehingga tobey masuk penjara selama 2 tahun . Tobey merasa di khianti oleh Dino hukuman yang diterima tidak sepantasnya dia merasakan kekecewaan atas meninggal Pete,  ia selalu berpegang  tekad bulat membalaskan kematian Pete, bagaimana untuk menjatuhkan musuh-musuhnya ... tidak peduli berapa besar biaya yang di keluarkan . Tobey ingin mengalahkan Dino dalam adu balap “Super Bowl Underground The De Leon “ dengan resiko yang sangat tinggi .  

8  mobil kecepatan tinggi dari Lamborgihi – Ferrari McLaren mengadu siapa yang lebih cepat sampai finish andrenalin kita dipacu. ada beberapa plot bertele-tele dengan Durasi selama 2 jam lebih, namun sang sutradara Scoot Vaughn ( Act of Valor ) mengharapkan kita seolah-olah menjadi salah satu pemain dalam adau balap tersebut , visual landscape kota , area balap di pengunungan hampir sama persis seperti di game NFS dan sang sutradara ingin ada sisi cerita persahabatan, dedikasi menjadi pusat perhatian penonton tak hanya kebut-kebutan semata. Need For Speed tayang hari ini (13/3) serentak, bagi pecinta game ini anda yang memutuskan sesuaikah? Atau berharap ada sequel yang lebih menantang lagi..



Subscribe to this Blog via Email :

1 komentar:

Write komentar
ridwan
AUTHOR
March 27, 2014 at 8:14 AM delete

keren bgt filmnya mungkin ini akan menjadi penerus film fast and the farious...

Reply
avatar