Wednesday, December 27, 2017

ULASAN: PITCH PERFECT 3



The Barden Bellas is back !!!. Dua tahun dari film sebelumnya. Inilah film yang akan menjadi penutup persahabatan para gadis-gadis dalam grup musik akapela. Masih tetap diramaikan oleh pemeran-pemeran dua film sebelumnya seperti Anna Kendrick. Rebel Wilson, Brittany Snow, Hailee Steinfeld dan bahkan Elizabeth Banks dan John Michael Higgins yang kembali memerankan duet komentator. Kursi sutradara diduduki Trish Sie yang lebih dikenal sebagai sutradara musik video. Pitch Perfect 3 merupakan film kedua yang dia sutradarai dalam kariernya setelah Step Up: All In.


Setelah memenangkan kejuaraan dunia akapela dan lulus dari kuliah, anggota The Barden Bellas terpencar karena sepinya tawaran pekerjaan bagi penyanyi akapela. Untungnya sebuah kompetisi USO di Eropa dengan juri DJ Khaleed menyatukan mereka kembali dalam sebuah tim. Namun dalam pertemuan ini mereka dihadapkan pada berbagai ujian kesetiaan dan membuat keputusan yang menentukan karir mereka selanjutnya. Apakah The Barden Bellas tetap bisa bertahan ?. Seperti itulah plot cerita yang ditawarkan dalam trilogi penutup Pitch Perfect 3. Lalu apakah berhasil ditutup dengan manis untuk kita penonton yang sangat menantikan film ini ?


Tetapi sayangnya Pitch Perfect 3 masih dengan kekuatan seperti dua film sebelumnya akan masih membuat penonton sangat terhibur dengan lagu-lagu yang kekinian yang dibawakan secara akapela sangat terasa kedodoran dalam penyampaian plot cerita. Jika pada dua film sebelumnya cerita yang berpusat pada persahabatan dan persaingan, hal ini terasa sangat kurang digali di film ketiga. Grup pesaing The Barden Bellas pada film ini yaitu Evermoist yang sebenarnya cukup menarik terasa sangat disia-siakan.


Fat Amy yang diperankan Rebel Wilson masih tetap mencuri perhatian penonton yang akan membuat penonton tertawa setiap melihat tingkahnya. Menambahkan subplot perjumpaan Fat Amy sedikit merusak karakter Fat Amy yang kita kenal dalam dua film sebelumnya. Terlebih memasukan unsur action dalam film ketiga ini yang makin memperkeruh esensi film Pitch Perfect yang sudah kita dapatkan dalam seri sebelumnya. Seandainya plot ceritanya lebih diditikbertakan pada persaingan The Barden Bellas dan Evermoist atau perang bathin yang dialami Beca Mitchell (Anna Kendrick) ketika harus memilih tampil solo atau bersama tim-nya, Pitch Perfect 3 akan menjadi penutup yang manis.



Pitch Perfect 3 masih tetap menghibur, terlebih jika menontonnya bioskop karena audionya akan membuat penonton ikut bernyanyi. Jika kamu hanya ingin sekedar tontonan ringan yang membuat tertawa dan kontinuitas cerita bukanlah hal utama buat kamu, Pitch Perfect 3 adalah pilihan yang paling tepat.

Subscribe to this Blog via Email :