Monday, August 26, 2019

ULASAN: ANGEL HAS FALLEN




Dikenal di US sebagai The Fallen Series, tahun 2019 ini kita disuguhkan dengan sekuel selanjutnya dari petualangan Mike Banning sebagai pasukan pengamanan Presiden AS yang diberi judul Angel Has Fallen. The Fallen Series ini diciptakan oleh duo penulis Creighton Rothenberger dan Katrin Benedikt. Judul Angel has Fallen diberikan karena dalam film ini fokus cerita ada pada Banning yang dijebak sebagai dalang upaya pembunuhan terhadap Presiden AS. Banning dianggap sebagai simbol malaikat pelindung Presiden AS namun kali ini sang malaikat mengalami keterpurukan dan berubah statusnya menjadi penjahat yang paling dicari di AS. Untuk Film ketiga ini, Gerard Butler juga bertindak sebagai produser, Ric Roman Waugh duduk di kursi Sutradara sekaligus sebagai tim penulis naskah. Film ini dirilis di Indonesia pada 21 Agustus 2019 sementara di US menyusul pada 23 Agustus 2019.



Dalam Angel Has Fallen, Mike Banning (Gerard Butler) melanjutkan tugasnya sebagai anggota pasukan paspampres AS di mana kali ini Allan Trumbull (Morgan Freeman) telah menjadi Presiden setelah di film sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden. Suatu ketika dalam kegiatan memancing, Banning mendapati bahwa sang presiden mendapat ancaman dari serangan kawanan Drone yang dilengkapi alat peledak. Kawanan Drone ini ternyata sudah dilengkapi dengan facial recognition terhadap semua anggota paspampres sehingga satu persatu rekan Banning tewas diserang drone mematikan tersebut. Banning dengan sigap segera menyelamatkan Presiden Allan dengan menyelam ke dalam air sebelum akhirnya keduanya tidak sadarkan diri. Setibanya di rumah sakit ternyata Presiden Allan mengalami koma sedangkan Banning divonis sebagai dalang percobaan pembunuhan terhadap Presiden akibat bukti-bukti yang menyudutkan Banning sebagai terduga bersalah. Dalam perjalanan ke penjara, Banning berhasil meloloskan diri dan menjadi buronan paling dicari di seantero AS. Terdesak oleh situasi dikejar oleh FBI dan timnya, Banning harus berusaha memulihkan nama naiknya sekaligus mencari dalang yang sebenarnya yang telah menjebaknya.




Boleh dibilang tidak ada yang istimewa dalam sekuel lanjutan petualangan Mike Banning Kali ini, semuanya predictable dan klise khas film action. Dari awal film petunjuk-petunjuknya sudah jelas bahwa Banning akan dikhianati oleh siapa, yaitu rekan baiknya semasa perang Wade Jennings (Danny Huston). Bagian awal film ini memberi porsi lebih banyak untuk memberi kita perkembangan karakter Banning tentang kehidupan keluarga kecilnya, istrinya yang selalu pengertian terhadap Banning walau Banning selalu sibuk luar biasa lalu bagian berikutnya kita langsung disuguhkan ke inti cerita yang berfokus pada aksi Banning sebagai action hero yang kali ini harus menyelamatkan dirinya, sang presiden dari dalang kejahatan misterius yang juga telah menjebaknya. Bagian terbaik film ini mungkin adalah ketika Banning bertemu ayahnya Carl (Nick Nolte) sebagai harapan terakhir dan dinamika mereka berdua yang menarik seharusnya bisa lebih dimaksimalkan. Adegan aksi dalam film ini terlihat bombastis namun terkadang tidak masuk akal seperti bagaimana mungkin anggota tim Banning yang terkena ledakan maha dahsyat dari serangan Drone jasadnya bisa tetap utuh dan tidak hancur berantakan terkena ledakan. Begitupun pasukan tentara yang dikirim Jennings ketika dibombardir oleh ladang ranjau bom milik Carl, jasad mereka hanya nampak berdarah dan kotor berserakan tanah. Kehadiran karakter baru dalam cerita, Kali ini Jada Pinket Smith (istri dari Will Smith) sebagai agen FBI, sangat tidak dimaksimalkan padahal introduksi karakter ini sudah meyakinkan dan membuat penonton berpikir bahwa perannya dalam film akan penting entah mungkin akan bersekutu dengan Banning atau membantunya dengan cara lain. Level suspense dan misteri dari cerita film kali ini juga tergolong biasa saja dan cenderung mudah dilupakan. Namun aksi penutup film ini yang berfokus pada penyelamatan presiden di rumah sakit cukup rapi dan penuh perhitungan.



Karakter dalam film yang cukup menarik perhatian adalah Nick Nolte, aktor senior yang berperan sebagai ayah Carl yang menampilkan karakter penuh konflik batin dan mengalami trauma pasca perang. Gerard Butler tetap memerankan karakter Banning namun tanpa perkembangan berarti di film ketiga ini, diceritakan dirinya sedang mengalami konflik pribadi antara sakit kepala yang dialaminya akibat bertugas yang penuh risiko tinggi dan apakah dia lebih memilih pekerjaan dibanding hidup tenang bersama keluarganya. Konflik itu ada namun kita sebagai penonton tidak akan melihat kedalaman konflik tersebut. Piper Perabo kali ini tampil menggantikan Radha Mitchell sebagai Leah, istri Mike. Piper tampil sebagai istri yang pengertian dan selalu mendukung suaminya serta sangat sayang pada putri mereka, tidak ada yang istimewa namun juga tidak mengecewakan. Sementara Jada Pinket Smith sebetulnya sudah sangat bagus dan meyakinkan sebagai agen Thompson yang cerdas dan tangguh namun entah mengapa porsi perannya hanya demikian di cerita film ini. Dari sisi pemeran antagonis, Danny Huston sebagai Wade kurang meyakinkan karena motivasinya yang terkesan mengada-ngada dan tidak memiliki kedalaman karakter sama sekali. Morgan Freeman tampil karismatik Sebagai presiden AS setelah naik jabatan dari wakil presiden AS walau seharusnya bisa diberi screen time lebih banyak tentang bagaimana dinamika dia setelah menjabat menjadi presiden AS.



Ric sebagai sutradara juga mencoba mengangkat isu trauma yang ditimbulkan akibat perang baik dari segi psikologis maupun fisik namun hanya sebatas menyentuh permukaan saja, demikian pula dengan konflik AS-Rusia yang cenderung agak dipaksakan untuk mengubah subjek setelah di film sebelumnya memakai Korut dan Pakistan. Ric pun meminjam formula dari film The Fugitive yang sangat terasa saat Banning melakukan pelarian namun tanpa adanya inovasi baru, adegan ini terasa membosankan dan generik. Namun ada pengalaman baru ketika menonton film ini yaitu kehadiran mid credit scene yang sedikit aneh namun menghibur. Saga The Fallen Series ada karena penonton senang dengan aksi penyelamatan tokoh penting di antara situasi super genting dan penuh ancaman yang bisa diterima logika dan cerita yang menarik namun semakin sekuel film ini sering dibuat unsur logika semakin dikesampingkan demikian pula dengan kualitas ceritanya. Sudah saatnya studio dan penulis cerita fokus ke hal lain ketimbang melibatkan Mike Banning dalam petualangan lain yang tidak masuk akal dan terlupakan.



Overall : 6,5/10

(By Camy Surjadi)

Subscribe to this Blog via Email :

1 komentar:

Write komentar
September 9, 2019 at 11:32 AM delete

Keren filmnya, saya selalu ngikutin dari series sebelumnya. Thanks for share kunjungi juga http://bit.ly/2H5iz2n

Reply
avatar